Advertisers

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Do'a. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Do'a. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Oktober 2011

Kebesaran illahi

Hati bergeming melihat sang mentari
Indah sinarnya begitu membius hati
Mata terpesona oleh sang rembulan
Redup sinarnya begitu memikat jiwa

Diantara indah dan pesona yang ada
Aku takjub akan kebesaran Yang Kuasa
Betapa Dia sungguh digdaya
Bumi yang di cipta-Nya tanpa pancang
Dilengkapi langit sebagai tiang

Indah dan pesona seluruh alam raya
Mengajarkan kita betapa Tuhan itu Maha Kuasa
Dan setiap saat bila Dia murka
Semua yang ada akan lenyap tanpa sisa

Entah mengapa banyak manusia lupa diri
Saat berada di atas awan dia tinggi hati
Tidakkah kita menyadari……
Hidup kita ini milik sang Illahi…….

dan betapa manusia itu tak tau diri
di cipta sebagai makhluk paling sempurna di muka bumi
Namun masih merasa kurang dan selalu kurang…..
Cobalah tengok bumi yang mulai tua ini…..
Cobalah lihat tanda – tanda kemurkaan Illahi…..
Mengapa semua tidak lekas sadar diri…….

Oh Ya Tuhan Yang Maha Kuasa…….
Betapa hamba-Mu ini berlumur dosa…….
Kiranya Engkau berkenan……
Mohon terima sujud yang hamba haturkan………
Semoga hamba-Mu ini temasuk golongan hamba yang bersyukur
Amin……………………….

Bisikan Rindu

Dengarkan hatiku Berbisik
Betapa pikiranku kini terusik
Satu Cinta yang aku tinggal disana
Rinduku kini kian membara

Dengarkan hatiku merintih
Betapa kini aku tertatih
Mencari bayangnya yang aku tinggal disana
Jiwaku seolah terbang menyandingnya

Dengarkan hatiku menangis
Betapa pilu hati teriris
Saat sakit mendera cintaku disana
Sakit itu akupun merasainya

Bisikan, Rintihan , dan tangisan ini
Terurai dengan Cinta yang ku miliki
Terikirim buat si buah hati
Betapa kini aku merindui

Bisikan, Rintihan, Dan Tangisan ini
Betapa tiada yang bisa memahami
Hingga gundah senantiasa menemani
Bagaimana kini kiranya si buah hati

Bisikan, Rintihan, dan tangisan ini
Kiranya bisa menembus waktu
Dan membawa segala rindu
Di dalam hari – harinya selalu

Detik

Saat Waktu terus berlalu
Sampai kini Kau masih di hatiku
Kerinduan yang kini kurasa
Memaksaku tuk pergi dari tempatku berdiri

Saat detik terus berganti
Kau pun turut berlalu pergi
Tinggalkan aku dengan bayangan indahmu
Jadikan engkau mimpi terindah bagiku

Dan di detik ini sampai nanti
Aku akan tetap mengukir mimpi
Menunggumu berkenan singgah di hati
Bersama kita mengukir mimpi

Biarpun Detik ini berlalu dengan bayangmu
Namun kau tetap ada di sisi hatiku
Dan di detik ini aku akan tetap ada untukmu
Walau tak bisa ku miliki hatimu

Pedih

Malam yang sunyi
Sayup terdengar lagu cinta
Begitu menyentuh…..
Membuatku larut
Dan teringar dirimu…..

Sekian lama ku menahan rasa
Sekian lama ku coba melupakan semua
Bayangmu dan semua tentangmu
Cintamu dan semu mimpiku

Pedih terasa hati ini…..
Tatkala harus menerima
Sebuah kenyataan yang ada
Bahwa Cinta itu hanya mimpi semata

Ku terpekur dan meratapi….
Mungkin kering sudah air mata ini
Entah kapan kepedihan ini terakhiri
Entah sampai kapan Cinta bisa ku gapai

Saat kepedihan begitu meraja
Hati ini tak kuasa menahan rasa
Bahwa hanya kamu yang kini ku cinta
Hanya kamu yang kini bertahta…..
Di singhasana hatiku……

Membaca Hati

Seandainya hati bisa melihat…..
Cobalah lihat apa yang kini ku rasakan
Seandainya hati bisa mendengar
Cobalah dengar apa yang ku teriakkan

Terlalu banyak beban yang disimpan dalam hati
Hingga hati terselimuti
Oleh luka yang sukar di mengerti…….

Hati selalu menyimpan cinta untuk semua
Cinta selalu menebar kasih kepada sesama
Namun Hati dan Cinta yang ke tebar…….
Tidak satupun yang merasainya….

Entah apa yang salah pada diriku ini…..
Hingga setiap ketulusan hati yang ku beri….
Selalu berakhir dengan goresan kecewa

Entah apa yang salah pada hatiku……
Sehingga rasa tak tega itu selalu muncul
Disaat ada yang mengharapkan aku
Untuk selalu ada dan meringankan beban

Dan sedihnya hatiku…..
karena setiap ketulusan yang aku berikan
Tak pernah mendapat sadikitpun perhatian
Bahkan sebuah pengakuan…….

Andai hati bisa membaca hati…..
Betapa aku lelah dengan hariku ini…..
Karena setiap ketulusan tiada berarti
Dan hati terjerumus pada belenggu….
Untuk selalu di sini dan memahati hati
Tanpa ada yang bisa membaca hatiku ini……

Cinta Dalam Hati

Gemericik hujan membasahi bumi
Aku terpana oleh indahnya pelangi
Seperti lukisan di sudut hati
Penuh warna dan sosok idaman hati

Ku Simpan Rindu dan Cinta ku
Hingga tak pernah sekalipun dia tahu
Bahwa Cinta telah berada di hatiku
Bahwa kini aku sangat ingin rengkuh hatimu

Betapapun Rindu dan Cinta begitu membara
Dan Hatiku seolah ikut berlomba
Berlomba dengan bibir yang tak mampu bicara
Tak mampu mengungkapkan rasa

Bahwa kini ada rasa cinta
Rasa Cinta yang bersarang di dalam dada
Bahwa kini ada sebuah rahasia cinta
Rahasia Cinta yang sembunyi di dalam hati

Dinding - Dinding Cinta

Ku Bangun asa bersamanya
Dengan berharap Cinta penuh warna
Ku rajut kasih dengannya
Kasih yang ku punya tulus adanya

Saat asa ini mulai terbangun rapi
Dinding itu mulai tegak berdiri
Di antara kasih dan asa ini
Dan mulai jauhkan aku dari idaman hati

Aku sendiri tidak mengerti
Kenapa Dinding itu begitu tinggi
Apakah terlalu dini buat diri ini
Untuk membangun asa dan Cinta?????

Aku selalu berharap…..
Saat dinding itu berdiri tegap
Akan di bukakan sebuah pintu…..
Agar aku bisa masuk dalam kehidupannya
Agar aku bisa di terima dalam keluarganya…..

Antara Beda & Cinta

Seperti langit dan bumi
Walau beda menghalangi
Tapi tetap saling memberi
Langit beri naungan hati
Bumi beri tempat tuk pijakkan kaki

Seperti Siang dan malam…..
Walau beda bukan penghalang
Siang penuh dengan sinar terang
Malam redup di temani sang rembulan

Seperti langit itu kau naungi aku dengan cinta
Hingga setiap detik yang ku lalui
Membawa langkahku semakin berarti

Seperti Siang kau beri aku terang
Kasih dan sayang darimu membawaku terbang melayang
Di keremangan malam ku lihat rembulan
Cinta yang ada bawa sepercik sinar terang

Beda yang ada di antara kita
Telah beri warna lain dalam cinta
Membuat setiap helai nafas terasa bermakna
Dengan Cinta yang ada bahagia senantiasa bertahta
Dalam jiwa…dalam raga….

Selamat Ulang Tahun Cinta

Hari berganti pagi
Tetes embun basahi bumi ini
Bergantinya hari membawa kedewasaan diri
Dan menambahkan hitungan angka usia diri

Aku berdiri di sini
Menyambut datangnya pagi dan kedewasaan diri
Bersama embun pagi
Ku hitung angka pada usia yang telah bertambah ini

Aku masih berdiri di sini
Mengucap asa di hari bahagia
Semoga dengan bertambah usia
Cinta yang kau punya semakin meraja

Tiada apa yang bisa ku beri
Selain Cinta dan doa tulus dari hati
Karena semua itu lebih berarti
Dalam perjalanan hidup yang kita lalui

Aku masih tetap berdiri di sini
Bersama serangkai cinta dan doa ini
Semoga bahagia senantiasa melintasi
Garis hidup yang kita jalani
Hingga tiba saat kita menutup mata ini

Ingkar

Dalam kesunyian ku terkenang dirimu
Aku di sini sendiri menggalau rindu
Teringat aku akan janjimu
Yang kin kau bawa serta
Dan meninggalkan ku pada penantian panjang

Sedangkan aku kau biarkan merana
Mengemis dan meminta sebuah cinta
Telah ku coba untuk kuatkan hati
Namun apa daya aku jatuh hati
Jatuh cinta kepada yang ingkar janji

Entah mengapa aku di dustai
Kasih yang ku beri tidak di hargai
Entah mengapa aku di sakiti
Cinta yang ku beri t’lah di hianati
Hingga akupun lelah untuk menanti

Cobalah kau rasakan apa yang aku rasakan
Betapa hancurnya impian hati ini
Karena menanti yang tidak pasti
Karena janji yang di ingkari

Melukis Hati

Ku coba melukiskan wajahmu di benakku
Agar saat gelap datang bisa ku lihat senyummu
Ku coba menggambar Pancaran Hati
Betapa sayang ini tak bisa terganti
Sejuk embun di pagi hari
Tak sebanding dengan sejuknya hati
Tatkala ku rengkuh dirimu di pelukku
Manisnya secawan madu rindu
Tak sebanding dengan senyum yang tersungging
di bibirmu….
Entah dengan apa harus ku lukiskan hati
Keindahan dan kehangatan cinta ini
Telah membuatku terpaku
dan tak mampu lagi
untuk melukiskan suasana hati
suasana rindu yang tak terperi.

Persahabatan & Cinta

Saat bulir Cinta mengalir di pertalian sahabat
Rasa haru dan bahagia bersarang di kalbu
Begitu indahnya persahabatan yang terbina
Hingga mengalirkan buih cinta

Namun bila sebuah Cinta terluluhkan rasa
Hingga Rasa itu tiada lagi bersarang di dada
Kenapa hubungan yang telah terbina
Sulit untuk di rubah menjadi indah….?

Mungkin sakitnya cinta telah tertanam di hati
Hingga hati enggan untuk memperbaiki
Dan menerima cinta yang telah pergi
Sebagai sahabat sejati…..

Tak seperti Sahabat yang menjadi cinta
Cinta menjadi sahabat telah torehkan luka
Entah mengapa hubungan Cinta dan Sahabat
Selaku membuat hati di rundung pilu
Seharusnya hubungan Cinta dan Sahabat
Bisa menjadi lebih indah…..
Jikalau hati bisa merawang Rasa…..

Tangislah Negriku

Lihatlah negeri menangis lagi….
Betapa perih hati menyaksikan semua ini…..
Lihatlah negeri berduka lagi….
Kemanakah perginya hati nurani……..

Coba kau dengar jerit tangis di sana…..
Sehelai nyawa seolah tak berharga
Tidakkah hati bisa merasakannya
Getirnya darah yang terurai….terjatuh..
Menambah sederet luka bagi bangsa……

Lalu kenapa……..
Selalu yang tak berdosa jadi korbannya
Oleh segerombol orang yang drjana
Yang tak pernah berfikir akibatnya……

Lihatlah…..Negeriku menangis…….
Lihatlah…..Negeri kita menjerit………

Suara Hati

Aku ini hanya manusia biasa…
Tempatnya salah dan dosa…
Tapi tiada salahnya untuk di beri sedikit rasa…

Aku tak pernah minta apa – apa
Cuma di mengerti yang aku minta…
Bukan hanya di pandang sebelah mata…
Dan di bandingkan dengan mereka yang lebih berpunya…

Tak tau kah kalian semua….
Hati ini menjerit….menangis…
Tak tau kah kalian semua…..
Tubuh ini lelah bertahan di sini….???

Cobalah untuk mengerti…
Tak ada satu pun yang mau seperti ini…
Andai ada pilihan lagi buat diri ini…
Lebih baik aku lari…dan tak kan kembali lagi di sini…..

Puisi untuk Sang Kekasih

Ku Panjatkan Doa Kepada Tuhan
Karena Beribu Alasan
Hidup yang telah Ia tiupkan
Dengan Cinta-Nya kini aku bertahan

Ku ucapkan Syukur Kepada Tuhan
Karena Nikmat yang Ia berikan
Dalam hidup aku berjalan
Bersama kekasih yang Ia pilihkan

Ya Tuhan………..
Cintakanlah aku pada-Mu
Letakkan aku pada tempat-Mu
Kasihkanlah aku dengan kekasih hati-Mu

Kekasih yang selalu ada buat aku
Di saat duka menghampiri dia hibur aku
Dengan senyum yang merayu
Dan di kala suka dia di sampingku
Di peluk aku dengan lagu Rindu
Di bimbing aku untuk selalu di jalan-Mu
Dia lah kekasih Pilihan-Mu
yang Engkau Ciptakan hanya untukku

Renungan Doa Kepada_Mu

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu dari segala kealpaan ketika kami sedang berada di hadapan Mu

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu atas keberpalingan kepada selain Mu ketika ketika kami berada di rumah Mu

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu dari segala bisikan dunawi yang menyibukkan kami ketika kami sedang mencari bekal menuju akhirat

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu dari segala bentuk pengagungan kepada selain Mu, sedangkan kami berada dalam genggaman Mu

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu dari segala ketergesaan kami di dalam mengerjakan sholat sehingga kami mengerjakan dalam kelalaian

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu dari segala syahwat yang terdetik dalam benak kami ketika kami sedang bermunajat kepada Mu

Ya Allah kami memohon ampun kepada Mu dari segala kesalahan dan dosa yang kami lakukan. Kami memohon ampun dari……………….., dari……………., dari…………………

Sampai di sini pena ini merasa malu untuk menuliskan segala bentuk kejahatan yang berkenaan dengan hak Mu. Akan tetapi hamba sangat menginginkan keluasan ampunan dari Mu yang akan menghujani hati kami yang telah terlumuri oleh debu-debu dosa, terkotori oleh noda-noda kelalaian , serta dipenuhi oleh keinginan duniawi.

Seluruhnya penuh dengan harapan untuk mendapatkan hidayah yang terus dinanti dengan hangat melebihi hangatnya bara, agar ia mengembalikan kepada kita cahaya fitrah yang cemerlang serta kesucian permulaan yanga sangat kuat.

Maka, apakah Engkau berkenan mengasihi kelemahanku , berlemah lembut kepadaku dan mengabulkan permohonan ku wahai Penolongku?

Selasa, 23 Agustus 2011

Puisi untuk Ayah & Ibu

Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindahlah ucapanku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkan hatiku untuk mereka…….

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya,
atas didikan mereka padaku dan Pahala yang
besar atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku,
peliharalah mereka sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan
atau kesusahan yang mereka deritakan karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua penyebab susutnya dosa-dosa mereka
dan bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu ya Allah,
hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,
Izinkanlah mereka memberi syafa’at untukku. sehingga kami semua berkumpul
bersama dengan santunan-Mu di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,
ampunan-Mu serta rahmat-Mu……….

Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Kurnia Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan Engkaulah
yang Maha Pengasih diantara semua pengasih.

Amin Ya Rabbul Alamin..

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More